1. Fokus Eksklusif pada Estetika Visual — visual indah tanpa narasi/pesan jelas = engagement rendah
  2. Mengikuti Setiap Tren Tanpa Seleksi — merusak konsistensi brand identity, terasa tidak autentik
  3. Menyamakan Jumlah Pengikut dengan Kesuksesan Penjualan — kualitas & engagement lebih penting dari kuantitas
  4. Penggunaan Instagram Murni untuk Promosi Penjualan Langsung — feed jadi monoton, audiens unfollow
  5. Mengabaikan Analisis Data Setelah Konten Diunggah — kehilangan insight untuk optimasi